Jangan Panik! Cara Membaca Kode Error pada Indikator Check Engine Mobil

icon 9 January 2026
icon Admin

Salah satu petunjuk mobil sedang mengalami masalah adalah munculnya kode error pada indikator check engine mobil. Tiap kode memiliki arti yang berbeda. 

Namun tidak semua orang memahami kode error pada indikator check engine mobil tersebut. Lalu bagaimana cara membacanya? Berikut kami berikan informasinya untuk Anda. 

Pembacaan Kode Error pada Indikator Check Engine Mobil 

Perusahaan mobil umumnya melengkapi kendaraan Anda dengan Electronic Control Unit (ECU) dan juga sistem On Board Diagnostic (OBD). 

Tujuannya untuk memudahkan Anda memahami masalah yang mungkin terjadi saat kode error pada indikator check engine mobil muncul. 

Untuk membaca kode error tersebut, diperlukan alat scanner yang disebut dengan scanner OBD. Terdapat dua jenis scanner yakni:

  1. Scanner OBD 1

Cara menggunakan scanner OBD 1 ini adalah menghubungkan kabel dari scanner dengan port OBD di mobil. Cara ini khusus untuk mobil yang diproduksi sebelum 1996.

  1. Scanner OBD 2

Kemudian untuk mobil yang diproduksi setelah 1996 dapat menggunakan cara menghubungkan kabel di scanner dengan port OBD mobil atau bisa juga menggunakan bluetooth. Penggunaan alat scanner OBD 2 umumnya lebih akurat. 

Sebelum Anda menggunakan scanner, pastikan mobil Anda sedang standby agar dapat terhubung alat scanner. Umumnya soket berada di depan dashboard. 

Menggunakan Scanner OBD 2

Berikut cara menggunakan scanner OBD 2:

  1. Menggunakan Kabel 

Melakukan pembacaan kode error pada indikator check engine mobil menggunakan scanner OBD 2 dan kabel caranya adalah:

  • Menghubungkan kabel dari scanner ke soket mobil

  • Putarlah kontak mobil pada posisi ON, tapi jangan sampai starter mesin

  • Tekanlah tombol daya agar scanner aktif

  • Tekan OK dan pilih jenis mobil yang akan Anda analisis

  • Pilihlah Read Code atau otomatis diagnosis atau fitur yang sejenis pada scanner. Lalu tekan OK. 

  • Alat scanner akan menampilkan Diagnostic Trouble Code atau DTC. 

  1. Menggunakan Aplikasi 

Cara membaca kode error pada indikator check engine mobil lainnya menggunakan aplikasi:

  • Aktifkan fitur bluetooth. Tunggu scanner hingga terhubung aplikasi di smartphone. 

  • Pilihlah menu yang sesuai. Misal sistem rem, sensor bahan bakar, dan lainnya. 

  • Jika ada kerusakan, maka kode DTC akan muncul di layar scanner ketika pemindaian. 

  • Lanjutkanlah pengecekan. Tujuannya untuk mengatasi kode error. 

Diagnostic Trouble Code atau DTC

DTC adalah kode yang berfungsi sebagai informasi terkait masalah yang terbaca scanner OBD 2. 

Ada lima karakter dalam DTC, yakni 1 huruf di bagian depan yang kemudian diikuti 4 angka di bagian belakang. 

Karakter pertama menandakan di mana masalah mobil berada. Huruf tersebut antara lain:

  • P untuk powertrain

  • B untuk body

  • C untuk chassis 

  • U untuk network 

Kemudian untuk karakter kedua ada angka 0 yang berarti standardized code dan angka 1 yang artinya manufacturer specific code. 

Selanjutnya, karakter ketiga, menandakan mana sistem yang mengalami dampak. Ada angka 1-8. Dengan arti:

  • 1 untuk secondary air injection system 

  • 2 untuk fuel system

  • 3 untuk ignition system 

  • 4 untuk exhaust monitoring system 

  • 5 untuk idle speed control atau cruise control

  • 6 untuk input atau output signal from ECU

  • 7-8 untuk transmission system 

Terakhir, karakter keempat dan juga kelima menandakan adanya masalah yang spesifik. Misalnya 02 berarti ada pembakaran yang berjalan tidak sempurna di silinder nomor 2. 

Ingat, kombinasi karakter-karakter tersebut dapat menghasilkan hingga ribuan DTC. Contoh kode error salah satunya adalah P0171 yang menandakan bahwa terdapat banyak udara pada sistem atau kurang bahan bakar. 

Itulah cara melakukan pembacaan kode error pada indikator check engine mobil. Adanya scanner OBD sangat membantu Anda sebagai pemilik mobil untuk mengetahui masalah pada mobil. 

Dapatkan berbagai tips merawat mobil Anda hanya di Website Resmi Dealer Trimitra Sejahtera Mobilindo.