Mengenal Valve Seal Mobil dan Penyebab Kebocoran Oli
Valve seal dikenal juga sebagai valve stem seals. Secara umum seal ini berfungsi untuk melumasi katup sehingga dapat mempertahankan rasio campuran bahan bakar dan udara.
Campuran tersebut selanjutnya digunakan untuk pembakaran dan menghasilkan tenaga pada kendaraan.
Komponen ini berukuran kecil tetapi perannya sangat penting dalam menjaga performa mesin. Saat valve seal mengalami kerusakan maka keseluruhan mesin pun ikut rusak.
Berikut penjelasan lebih lengkap mengenai valve seal dan penyebab terjadinya kebocoran melalui komponen tersebut.
Fungsi Valve Seal pada Mobil
Peran utama dari valve seal adalah untuk mengatur aliran oli. Sehingga memungkinkan jumlah pelumas yang tepat untuk melewatinya agar bisa melindungi bagian yang bergerak dari risiko keausan dan mencegah oli berlebih masuk ke ruang bakar.
Intinya, seal ini membentuk penghalang yang penting antara bak engkol dan ruang bakar. Berikut peran valve seal dalam mencegah kebocoran dan memberikan pelumasan:
-
Mencegah Kebocoran
Seal akan menghentikan oli agar tidak meresap ke ruang pembakaran. Fungsi ini akan membantu menghindari penumpukan karbon, busi kotor, konsumsi oli secara berlebihan, penurunan daya keluaran, dan peningkatan emisi.
-
Memastikan Pelumasan yang Tepat
Seal memberikan lapisan pelumas tipis pada permukaan valve stem dan guide. Sehingga menjaga gesekan dan keausan tetap terkendali.
Terlalu sedikit pelumasan akan menyebabkan gesekan atau kemacetan. Sementara terlalu banyak pelumasan bisa mendorong pengendapan dan inefisiensi.
Penyebab Kebocoran Oli karena Valve Seal
Dalam kondisi tertentu, masalah pada valve seal bisa menyebabkan kebocoran oli. Apa saja penyebabnya?
-
Usia Pemakaian
Seiring berjalannya waktu, material karet pada valve seal akan berubah keras, kehilangan elastisitas, atau retak karena terus menerus terpapar panas mesin.
Saat hal ini terjadi, maka kemampuan valve seal dalam menahan oli akan berkurang sehingga oli bisa merembes ke ruang bakar.
-
Suhu Mesin yang Terlalu Tinggi
Mesin yang sering mengalami overheat bisa mempercepat kerusakan pada valve seal. Paparan suhu tinggi dalam waktu lama bisa menyebabkan material karet menjadi lebih cepat getas dan kehilangan kemampuan dalam menyegel dengan baik.
-
Kurangnya Perawatan pada Mesin
Jarang mengganti oli atau menggunakan oli yang kualitasnya kurang baik bisa meningkatkan gesekan pada komponen mesin. Kondisi tersebut juga bisa mempercepat keausan valve seal dan komponen di sekitarnya.
-
Valve Guide Sudah Aus
Valve seal bekerja secara berdampingan dengan valve guide. Jika valve guide mengalami keausan, maka celah antara batang katup dan valve guide menjadi lebih besar. Sehingga oli lebih mudah melewati valve seal dan masuk ke ruang bakar.
-
Pemasangan yang Kurang Tepat
Komponen valve seal yang dipasang tidak berdasarkan prosedur atau mengalami kerusakan saat pemasangan berisiko tidak bisa menutup secara rapat. Akibatnya, oli bisa bocor meskipun komponen tersebut masih tergolong baru.
Alasan Kerusakan Valve Seal Bukan Hal Sepele
Valve seal yang rusak akan memungkinkan oli merembes masuk ke ruang bakar dan ikut terbakar bersama campuran udara serta bahan bakar. Kondisi tersebut tidak normal. Jika Anda biarkan terus menerus maka bisa menyebabkan banyak masalah pada mesin.
Sisa pembakaran oli akan membentuk kerak atau endapan karbon pada komponen penting. Misalnya katup, piston, busi, hingga saluran pembuangan.
Semakin banyak oli yang terbakar, semakin banyak pula endapan yang terbentuk. Akibatnya performa mesin mobil Anda menurun.
Pada mobil terdapat banyak komponen kecil yang fungsinya sangat besar. Salah satunya valve seal ini. Dengan mengetahui keberadaan dan fungsinya, Anda bisa lebih mengenal berbagai komponen yang membantu mobil bekerja.
Sekaligus meningkatkan kesadaran terkait kemungkinan faktor mobil mengalami masalah. Tindakan pun bisa segera diambil dengan datang ke bengkel resmi Suzuki. Kunjungi http://suzukitrimitra.co.id dan terhubung dengan kami untuk mengatur jadwal servis.